"Nanti kita sama-sama lakukan pemeriksaan. Mulai dari di SPBU mana konsumen mengisi BBM, hingga pengecekan kualitas BBM-nya seperti apa," sampai Farid.
BACA JUGA:Mobil Macet Usai Isi Pertalite, Desak Pertamina Bertanggungjawab
Kalau memang trouble kendaraan masyarakat terbukti dipicu akibat kualitas BBM, tentu pihaknya siap memberikan kompensasi. Dengan catatan penyebabnya harus benar-benar spesifik akibat kualitas BBM.
"Di luar penyebab itu, tentu tidak bisa kita cover kompensasinya. Terlebih dari pengujian tanggal 3 Oktober 2026 lalu, BBM Pertalite sesuai standar," ujar Farid.
Ditambahkan Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Bengkulu, Ahmad Rifqi Maimun, sejuh ini terdapat 48 untit kendaraan yang sudah melapor kepada pihaknya. Tapi nanti dilakukan pengecekan terlebih dahulu. J
"Jika terbukti akibat kualitas BBM, maka bagi kendaraan yang belum diperbaiki, diarahkan ke bengkel rekanan kami. Bagi yang sudah perbaikan, kita minta lampirkan nota dan dokumentasi berupa foto atau video perbaikan," singkat Rifqi.