Di sisi lain, Edi turut mengapresiasi peran aktif masyarakat yang ikut mengawasi pelaksanaan pembangunan di wilayahnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong transparansi dan menjaga kualitas penggunaan anggaran publik.
Ia berharap, sorotan dan pengawasan yang disampaikan warga dapat menjadi perhatian bagi kontraktor pelaksana agar tetap mengutamakan mutu pekerjaan, bukan semata-mata mengejar penyelesaian proyek.
“Pengawasan masyarakat tentu patut kita apresiasi. Ini menjadi pengingat bagi semua pihak agar pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar memperhatikan kualitas, sehingga hasilnya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam waktu yang panjang,” tegasnya.
Komisi III DPRD Bengkulu Utara berharap, keluhan yang muncul terkait pengerjaan jalan Air Tenang–SP3 tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas teknis melalui pemeriksaan langsung dan evaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, pembangunan infrastruktur yang bersumber dari APBD TA 2026 dapat menghasilkan pekerjaan yang berkualitas, sesuai spesifikasi teknis, serta mampu menunjang kebutuhan mobilitas masyarakat dalam jangka panjang.