ARGAMAKMUR, RADARUTARA.ID - Upaya memperluas akses air bersih bagi masyarakat pedesaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara.
Pada tahun anggaran 2027 mendatang, sebanyak tiga desa diusulkan menerima bantuan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui Kementerian.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bengkulu Utara, Munadi SP, mengungkapkan bahwa tiga desa yang diusulkan tersebut meliputi Desa Suka Negara, Kecamatan Marga Sakti Sebelat, serta Desa Sumber Mulya dan Desa Bukit Makmur di Kecamatan Pinang Raya.
"Untuk program tahun 2027, Desa Suka Negara usulannya 150 sambungan rumah (SR), sementara Desa Bukit Makmur dan Sumber Mulya usulannya pembangunan SPAM baru dengan anggaran totalnya Rp1,5 miliar," ujar Munadi.
Usulan ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang telah berjalan pada tahun 2026.
Sebelumnya, tiga desa telah lebih dulu menikmati bantuan SPAM, yakni Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, serta Desa Air Simpang dan Desa Air Sekamanak di Kecamatan Pinang Raya.
Munadi menegaskan bahwa pihaknya telah menyusun usulan tersebut secara matang.
Bahkan, kata dia, dokumen perencanaan dan penganggaran untuk tahun 2027 sudah rampung dan siap diajukan ke pemerintah pusat.
"Untuk kepastiannya, usulan ini sudah masuk dokumen perencanaan dan penganggaran tahun 2027," jelasnya.
Meski demikian, Munadi menyadari bahwa realisasi usulan tersebut masih bergantung pada kebijakan pemerintah pusat.
Terutama terkait alokasi Transfer ke Daerah (TKD). Pihaknya berharap tidak ada pemangkasan anggaran yang dapat menghambat program tersebut.
"Kita lihat TKD nanti, apakah kembali dipangkas atau tidak.
Harapan kita usulan tersebut direalisasikan oleh pemerintah pusat," pungkas Munadi.
Kehadiran program SPAM di desa-desa tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di wilayah Bengkulu Utara.