MUKOMUKO, RADARUTARA.ID – Kabupaten Mukomuko mulai mengencangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) tingkat Provinsi Bengkulu 2026. Meski terkendala keterbatasan anggaran, daerah ini tetap memastikan atlet terbaik dikirim untuk bersaing memperebutkan medali pada ajang yang dijadwalkan berlangsung di Kota Bengkulu, November mendatang.
Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Mukomuko saat ini terus melakukan koordinasi dengan pengurus cabang olahraga (cabor) sekaligus memantau langsung proses seleksi atlet yang akan menjadi wakil daerah.
Kepala Disparpora Mukomuko, Ujang Selamat, SPd mengatakan persiapan tidak hanya dilakukan di tingkat internal Disparpora. Seleksi dan kesiapan atlet terus dipantau bersama masing-masing pengurus cabor agar atlet yang diberangkatkan benar-benar memenuhi persyaratan dan memiliki kemampuan bersaing.
“Komunikasi dan koordinasi dengan pengurus cabor terus kami tingkatkan. Kami juga turun langsung melihat proses seleksi atlet yang dilakukan masing-masing cabor,” katanya.
Dalam POPDA 2026, Mukomuko akan menurunkan atlet pada empat cabang olahraga. Masing-masing pencak silat, karate, atletik serta taekwondo putra dan putri.
Namun, jumlah kontingen yang diberangkatkan tidak dapat sebanyak yang diharapkan. Keterbatasan anggaran membuat Disparpora bersama pengurus cabor harus melakukan seleksi secara ketat dan menyesuaikan jumlah atlet dengan kemampuan pembiayaan daerah.
“Dengan kondisi anggaran yang tersedia, sekitar 29 atlet dan official yang akan kita bawa. Jumlah tersebut sudah disepakati bersama antara Disparpora dan pengurus cabor,” jelas Ujang.
Kendati jumlah kontingen terbatas, Disparpora tidak ingin hal tersebut menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi. Sebaliknya, atlet yang terpilih diharapkan mampu tampil maksimal dan membawa pulang medali untuk Kabupaten Mukomuko.
“Kami optimis atlet yang berangkat merupakan atlet pilihan. Harapannya mereka bisa tampil maksimal dan meraih medali, bahkan emas,” tegasnya.
Menurut Ujang, POPDA memiliki arti penting bagi pembinaan olahraga pelajar di Kabupaten Mukomuko. Ajang tersebut bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga bagian dari proses pencarian dan pematangan bibit atlet muda yang nantinya dapat dikembangkan untuk menghadapi kompetisi pada jenjang yang lebih tinggi.
Karena itu, empat cabor yang dipilih untuk mengikuti POPDA akan dipersiapkan secara serius. Atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan disiplin selama mengikuti pertandingan.
“POPDA ini bukan sekadar pertandingan. Ini juga menjadi bagian dari pembinaan atlet pelajar secara berjenjang. Dari sini kita bisa melihat potensi atlet yang nantinya dapat terus dikembangkan,” ujarnya.
POPDA tingkat Provinsi Bengkulu 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 7 November 2026 di Kota Bengkulu. Sementara untuk lokasi pertandingan masing-masing cabor dan teknis pelaksanaan lainnya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari panitia tingkat provinsi.
Disparpora Mukomuko memastikan atlet yang diberangkatkan nantinya merupakan mereka yang telah melalui proses seleksi serta memenuhi ketentuan yang ditetapkan penyelenggara.
“Kita siapkan atlet terbaik yang memenuhi persyaratan. Mudah-mudahan mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Mukomuko,” pungkasnya.