“Kita sudah melakukan koordinasi dengan desa-desa.
BACA JUGA:Napal Putih Pelopori Pembentukan BMA Kecamatan, Desak Pemkab dan DPRD Sahkan Perda Adat
Target kita pekan depan kepengurusan BMA tingkat kecamatan sudah terbentuk dan siap menyambut agenda pengukuhan BMA tingkat kabupaten yang direncanakan pertengahan Oktober,” ujar Eri.
Eri menyambut positif proses pembentukan BMA di tingkat kecamatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan kelembagaan adat di tingkat kecamatan hingga desa memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menyikapi berbagai dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
BMA juga diharapkan tidak hanya menjadi wadah kelembagaan adat, tetapi dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan seni, budaya serta nilai-nilai adat yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Kita berharap BMA tingkat kecamatan nantinya bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyikapi berbagai dinamika dan persoalan sosial di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Bupati Kukuhkan BMA Napal Putih, Lembaga Adat Mitra Strategis Pemerintah
Di sisi lain, BMA juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan seni serta budaya yang ada di kecamatan maupun desa,” pungkasnya.
Dengan percepatan pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan, diharapkan konsolidasi kelembagaan BMA di Bengkulu Utara dapat semakin kuat dan mampu menjalankan program kerja secara berjenjang hingga ke tingkat desa.