Rumah Notaris Terbakar, Seorang Nenek Nyaris Terjebak

Selasa 18-08-2026,07:23 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Bengkulu, kali ini bencana itu melanda rumah milik notaris Selviana Valentina yang berada di Jalan Museum No 75 RT/RW 09/03 Kelurahan Tanah Patah.

Beruntung, dalam peritiwa yang terjadi Senin, 17 Agustus 2026 malam tersebut tidak sampai merenggut korban jiwa. Walaupun sebelumnya seorang nenek sempat terjebak, yang akhirnya berhasil selamat setelah dievakuasi.

Berdasarkan informasi yang terhimpun di lokasi, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui warga sekitar yang melihat kepulan asap dari rumah tersebut.

Mendapati fakta tersebut, warga pun bergerak cepat memberikan pertolongan, terlebih saat itu api sudah mulai membesar. Warga bahu-membahu membantu penghuni rumah, termasuk mengevakuasi seorang nenek yang dalam kondisi sedang tidak sehat.

BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Bantu Pembangunan Rumah Korban Kebakaran di Pengantungan

Ketua RT 09, Ratno Hadi menyampaikan, dirinya mengetahui kebakaran tersebut, setelah ditelpon warga saat adzan Magrib tengah berkumandang.

"Saya pun langsung ke luar rumah dan menuju lokasi. Setiba di sana, saya melihat kepulan asap dan api sudah mulai membesar. Ditambah lagi angin juga bertiup kencang," ungkap Ratno.

Menurut Ratno, pemilik rumah pada waktu kejadian berhasil menyelamatkan diri. Sementara seorang nenek yang berada di dalam rumah, juga sudah dievakuasi ke tempat yang aman.

"Alhamdullillah, penghuni rumah dan seorang nenek dalam kondisi selamat," ujar Ratno.

BACA JUGA:Kebakaran Beruntun, Kantor Divisi IV PT Air Muring Ludes Dilahap Api

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah mengemukakan, laporan pertama diterima melalui layanan darurat 112. 

"Pasca mendapatkan laporan, kita langsung mengerahkan petugas berikut armada pemadam bencana kebakaran menuju lokasi," kata Yuliansyah.

Dilanjutkan Yuliansyah, dari informasi awal yang diterima petugas, api pertama kali terlihat di dekat plafon bagian belakang rumah. 

"Kemungkinan besar plafon yang terbuat dari bahan mudah terbakar, akhirnya api dengan cepat melahap dan membesar. Tapi untuk penyebabnya belum bisa kita pastikan, karena masih fokus memadamkan api," jelas Yuliansyah.

Lebih lanjut Yuliansyah menyampaikan, selain fokus melakukan pemadaman, petugas membantu menyelamatkan barang dan dokumen penting dari dalam rumah. 

Kategori :