Minta Dukungan TNI, Jembatan Gantung Desa Jabi Diusulkan Program Perintis Garuda

Rabu 12-08-2026,08:45 WIB
Reporter : Sigit Haryanto
Editor : Ependi Harian

RADARUTARA.ID - Harapan besar disampaikan Pemerintah Desa Jabi, Kecamatan Napal Putih, Bengkulu Utara.

Agar pemerintah pusat melalui jajaran TNI dapat mendorong pembangunan jembatan gantung di wilayah tersebut.

Usulan ini dinilai mendesak karena keberadaan akses penyeberangan Sungai Ketahun menjadi salah satu kendala utama masyarakat, khususnya petani, dalam mengangkut hasil perkebunan. 

Selama ini, masyarakat masih mengandalkan transportasi tradisional berupa perahu ketek atau harus menempuh jalur darat dengan memutar cukup jauh melalui Desa Teluk Anggung.

Kondisi tersebut secara langsung membuat biaya operasional masyarakat menjadi lebih besar.

 Hasil perkebunan yang seharusnya dapat diangkut dengan jarak lebih pendek justru harus melewati jalur alternatif yang membutuhkan waktu dan biaya tambahan.

Pj Kades Jabi, Farmandin, mengatakan pembangunan jembatan gantung sudah menjadi harapan masyarakat sejak lama. 

Terlebih, akses jalan dari Desa Jabi menuju wilayah yang nantinya terhubung dengan jembatan tersebut saat ini sudah tersedia.

“Jembatan gantung ini sudah menjadi harapan kita cukup lama. Untuk akses jalannya sendiri sudah dibangun. Artinya, kalau jembatannya ada, akses dari Jabi menuju wilayah seberang sudah sangat terbuka,” ujar Farmandin.

Menurutnya, pembangunan jembatan dengan panjang sekitar 60 meter tersebut akan memberikan dampak besar terhadap aktivitas masyarakat, terutama sektor perkebunan.

Salah satu manfaat paling nyata, kata Farmandin, adalah memangkas jarak tempuh masyarakat Desa Jabi menuju kawasan perkebunan yang terhubung dengan wilayah Desa Bukit Harapan (D4).

Selama ini, masyarakat yang hendak mengeluarkan hasil perkebunan dari kawasan seberang Sungai Ketahun terpaksa memutar melalui jalur darat Desa Teluk Anggung. 

Alternatif lainnya adalah menggunakan perahu ketek yang tentu memiliki keterbatasan dalam mobilitas dan pengangkutan hasil perkebunan.

“Kalau jembatan ini bisa dibangun, rentang kendali masyarakat akan jauh lebih pendek. Aktivitas perkebunan juga akan lebih mudah, terutama dalam mengeluarkan hasil kebun,” jelasnya.

Karena itu, Pemdes Jabi berharap usulan pembangunan jembatan tersebut dapat didorong melalui jajaran Koramil 423-01 Ketahun dan Kodim 0423 Bengkulu Utara, khususnya melalui program Jembatan Perintis Garuda.

Kategori :