Bacaan suratnya adalah sebagai berikut ini.
Qulillhumma malikal-mulki tu`til-mulka man tasya`u wa tanzi'ul-mulka mim man tasya`u wa tu'izzu man tasya`u wa tuillu man tasya`, biyadikal-khair, innaka 'ala kulli syai`ing qadr. Tlijul-laila fin-nahari wa tlijun-nahara fil-laili wa tukhrijul-hayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-hayyi wa tarzuqu man tasya`u bigairi hisab
Artinya: “Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas)”.
3. Setelah memanjatkan surat Ali Imran.
Orang yang terjebak utang juga harus lebih banyak membaca Al-Fatihah.
4. Memperbanyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad
Bisa dilakukan setelah selesai sholat ataupun di waktu-waktu lainnya, seperti di sela bekerja dan sebelum tidur.
5. Memperbanyak ibadah kepada Allah.
Bukan hanya sholat wajib namun sholat sunnah, serta ibadah sosial atau bekerja yang juga diniatkan untuk Allah SWT.