Pelayani Haji Disebut Lancar, Ombudsman Soroti Ini

Kamis 30-04-2026,10:00 WIB
Reporter : Doni Aftarizal
Editor : Ependi Harian

BENGKULU, RADARUTARA.ID - Sepanjang pemantauan Ombudsman, pelayanan haji yang dilakukan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Bengkulu berjalan lancar.

Meskipun demikian ada beberapa poin yang menjadi sorotan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Provinsi Bengkulu, diantaranya kesiapan sarana dan prasarana.

Kepala Keasistenan Pencegahan Perwakilan Ombudsman Bengkulu, Hendra Irawan mengatakan, pemantauan langsung ke Asrama Haji Bengkulu dilakukan pihaknya pada Selasa 27 April 2026.

"Dalam pemantauan, kita juga menyerap aspirasi Jemaah Calon Haji (CJH). Pasca pemantauan, ada beberapa hal yang menjadi sorotan kita dan diantaranya kesiapan sarana dan prasarana," ungkap Hendra, Rabu 29 April 2026.

Menurut Hendra, pemantauan yang dilakukan bertujuan untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan sesuai standar pelayanan publik, dan tidak terjadi maladministrasi yang merugikan jamaah.

"Kita turun langsung untuk melihat kesiapan akhir, karena ini menyangkut pelayanan dasar bagi para tamu Allah," kata Hendra.

Sehingga, lanjut Hendra, bisa dipastikan tak ada hak jamaah yang terabaikan, mulai dari keberangkatan hingga nanti kepulangan mereka ke tanah air.

"Dari penelusuran tim di lapangan, kita menilai fasilitas fisik di Asrama Haji Bengkulu sudah cukup memadai. Seperti kamar tidur, kondisi toilet, ketersediaan air, hingga ruang makan yang digunakan," ujar Hendra.

Hendra menambahkan, dari hasil wawancara langsung dengan sejumlah jamaah calon haji yang tengah bersiap, pihaknya mendapatkan masukan. 

"Seperti kuantitas dan kesiagaan tenaga kesehatan di lingkungan asrama, kedepannya agar ditingkatkan. Masukan ini dinilai penting mengingat faktor kelelahan dan kondisi kesehatan jamaah yang beragam," tambah Hendra.

Yang jelas, sambung Hendra, nantinya seluruh temuan hasil pemantauan dirangkum, termasuk aspirasi para jema'ah yang nantinya dituangkan dalam laporan resmi. 

"Hasil pemantauan menjadi dasar pemberian saran perbaikan kepada instansi penyelenggara haji di daerah, demi meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji selanjutnya," jelas Hendra. 

Sementara Kakanwil Kemenhaj Provinsi Bengkulu, Intihan mengklaim, seluruh rangkaian proses berjalan aman di Asrama Haji. Petugas yang diturunkan jumlahnya sudah cukup dan mampu meng-cover pelayanan secara menyeluruh. 

"Secara umum, kami melihat masyarakat dan para jamaah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Bengkulu," tegas Intihan.

Lebih lanjut Intihan mengemukakan, adapun total jemaah yang diberangkatkan tahun ini sebanyak 1.346 orang, dan terdiri dari 3,5 kloter.

Kategori :