Waktu yang diperlukan untuk menggoreng perut punai sekitar 15 menit dengan api yang menyala tidak terlalu besar.
Kemudian, perut punai diangkat, didinginkan, lalu ditiriskan sampai kandungan minyaknya semakin hilang.
Jika proses pengeringan sudah selesai, perut punai pun siap untuk dihidangkan.
Sekarang ini, beberapa orang juga menambahkan proses pemberian gula setelah perut punai sudah dikeringkan.
Pemberian gula tersebut juga akan memberikan banyak rasa pada camilan tradisional khas Bengkulu ini.
Beberapa rasa yang ditawarkan juga beragam, ada yang asin, manis, pedas, sampai rasa ebi.
Sekarang ini, camilan perut punai masih diproduksi oleh masyarakat lokal.
Selain itu, kue ini juga menjadi salah satu oleh-oleh Bengkulu yang sering diborong wisatawan.