Jantung Sering Berdebar? Waspadai Penyakit Serius yang Kemungkinan Diderita

Minggu 28-12-2025,12:19 WIB
Reporter : Fauziah Rahimi
Editor : Septi Maimuna

Aritmia seperti atrial fibrilasi (AFib), takikardia supraventrikular, atau takikardia ventrikular bisa menyebabkan jantung berdebar tidak normal. 

Kondisi-kondisi ini membutuhkan evaluasi dan penanganan medis.

4. Kontraksi ventrikel prematur

Kontraksi ventrikel prematur atau premature ventricular contraction (PVC) merupakan detak tambahan yang membuat irama jantung terasa meloncat atau berdegup kuat. 

Pada jantung sehat, PVC sesekali biasanya tidak berbahaya. 

Tapi, kqlau sering terjadi khususnya pada penderita penyakit jantung, segera konsultasikan dengan dokter.

5. Stres dan kecemasan

Stres emosional bisa memicu pelepasan hormon yang mempercepat detak jantung.

Serangan panik juga dapat menyebabkan jantung berdebar hebat, dibarengi gejala seperti keringat dingin, sesak napas, dan nyeri dada.

6. Ketidakseimbangan elektrolit

Elektrolit seperti natrium, kalium, dan kalsium berfungsi menjaga fungsi jantung.

Ketidakseimbangan akibat dehidrasi ataupun pola makan yang tidak tepat akan memicu palpitasi. 

Jadi pastikan asupan cairan, garam, dan nutrisi tetap seimbang.

Kategori :

Terpopuler