Serat membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah dan menjaga kestabilan kadar gula.
Hindari makanan olahan dan karbohidrat sederhana seperti roti putih, nasi putih, dan gula tambahan.
3. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan
Olahraga ringan seperti berjalan kaki selama 30 menit dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan membantu tubuh mengolah glukosa lebih efektif.
Hindari olahraga berat yang bisa menyebabkan stres berlebihan pada tubuh.
4. Konsumsi Cuka Apel
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cuka apel dapat membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan.
Campurkan satu sampai dua sendok makan cuka apel dengan air dan minum sebelum makan.
Namun, jangan berlebihan agar tidak menyebabkan iritasi lambung.
5. Hindari Stres Berlebihan
Stres dapat memicu pelepasan hormon kortisol yang meningkatkan kadar gula darah.
Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau mendengarkan musik santai dapat membantu mengendalikan stres.
6. Periksa Kadar Gula Secara Berkala
Untuk memastikan bahwa upaya Anda efektif, lakukan pengecekan gula darah secara berkala selama 24 jam.
Ini membantu mengetahui perubahan kadar gula dan menentukan apakah langkah yang diambil sudah tepat.
Jika kadar gula darah tetap tinggi meski sudah mengikuti langkah-langkah di atas, atau muncul gejala serius seperti penglihatan kabur, sesak napas, atau nyeri dada, segera konsultasikan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat.