PADANG JAYA, RADARUTARA.ID - Kepala Desa beserta perangkat Desa Lubuk Banyau, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara merasa bersyukur sejak berdirinya perusahaan PT Sandabi Indah Lestari (SIL) di desanya.
Namun demikian, pihaknya meminta perusahaan pabrik pengolahan CPO dan perkebunan kelapa sawit terbesar di Provinsi Bengkulu ini, agar lebih memperhatikan warga sekitar dalam menerima rekrutmen tenaga kerja di perusahaan.
Hal itu disampaikan Ahori Yanto, Kades Lubuk Banyau saat menggelar audiensi dengan manajemen PT SIL, Senin (21/4/2025) di kantor induk PT SIL Lubuk Banyau.
Ahori menyebut, mengingat angka pengangguran cukup tinggi serta terbukanya peluang dalam proses perekrutan tenaga kerja yang sedang dilaksanakan oleh PT SIL.
"Baru-baru ini perusahaan membuka rekrutmen tenaga scurity, namun kami tidak diberikan peluang. Makanya kami hadir disini setidaknya ada warga kita bisa diterima oleh perusahaan," jelasnya.
Kades menambahkan, keberadaan PT SIL diharapkan menyerap tenaga lokal dan menjadi efek positif yang dirasakan masyarakat dengan skala prioritas.
"Masyarakat kita yang berada di sekitar perusahaan agar lebih diperhatikan dan diprioritaskan terkait tenaga kerja yang berada di PT. SIL," tutur Kepala Desa Lubuk Banyau.
Kades tidak menampik jika desanya selama ini telah mendapat kuota lebih tenaga kerja. Namun dia berharap kuota perekrutan tenaga kerja lokal seperti rekrutmen tenaga scurity oleh pihak perusahaan juga dilibatkan, mengingat angka pengangguran saat ini meningkat.
"Alhamdulillah, setelah dilakukan audensi, perusahaan mengakomodir permintaan kami. Dari 16 kuota, kami diberikan 4 orang warga kita berpeluang menjadi karyawan scurity dengan catatan sesuai ketentuan dan persyaratan yang diberikan oleh perusahaan," terangnya.
Menanggapi itu, management perusahaan melalui para legal PT SIL, Hamid mengatakan bahwa pihaknya telah berusaha dan melakukan komunikasi dengan pimpinan. Ketika komunikasi tersebut dan dilakukan audiensi perusahaan menerima permintaan dari masyarakat Lubuk Banyau.
Menurutnya, berdasarkan keputusan bersama, maka perusahaan akan menyerap tenaga lokal dengan persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan.
"Secara umum kami berusaha keras untuk membantu masyarakat desa sekitar semaksimal mungkin. Dan tadi kita terima mereka dengan baik, serta kita berikan kuota sesuai dengan kebijakan perusahaan seperti mencari calon tenaga kerja yang berpengalaman dalam bidangnya di perusahaan," tandasnya.