Lalu Nabi Muhammad menutup kepalanya dengan kain selendang, dan mempercepat perjalanannya, hingga berhasil melewati daerah itu. (HR. Ahmad dan Bukhari).
Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad secara tegas melarang untuk memasuki tempat seperti Mada'in Saleh tersebut, kecuali sambil menangis.
"Janganlah kalian memasuki daerah umat yang diadzab itu kecuali sambil menangis. Jika kalian tidak bisa menangis, jangan memasuki daerah mereka. Jangan sampai adzab yang menimpa mereka, menimpa kalian," (HR. Bukhari).*