Melalui cara ini, penipu bisa terus menjalankan aksinya tanpa mengeluarkan modal. Penipuan pun bisa terkuak ketika arisan dan keuntungannya macet.
3. Menggunakan barang mewah untuk promosi
Modus lain yang kerap digunakan oleh arisan bodong yaitu penggunaan barang mewah. Barang tersebut akan dipakai untuk mempromosikan arisan sehingga banyak orang akan tertarik.
Barang yang diiklankan pun bermacam-macam seperti perhiasan emas, motor, mobil, uang dalam jumlah besar, dan lain sebagainya.
4. Tidak memiliki badan hukum yang jelas
Apabila arisan yang ingin diikuti tidak memiliki badan hukum, Anda bisa mencurigainya. Arisan penipuan ini biasanya tidak memiliki lembaga resmi walaupun dana yang dikelola telah mencapai ratusan juta bahkan miliaran rupiah.
Biasanya penipu tidak akan memiliki badan hukum resmi seperti perseroan terbatas (PT), firma, yayasan, atau lainnya.
BACA JUGA:Postingan Terakhir Mak Mbul Diserbu Netizen, Ada yang Menangis
Tips Supaya Terhindar dari Penipuan Arisan
1. Mengetahui identitas usaha pemilik arisan
Arisan yang dijalankan secara legal tentunya memiliki informasi tentang pengelolanya. Informasi seperti identitas, alamat, surat izin, dan nomor telepon tentunya bisa didapatkan secara terbuka.
Arisan yang menyembunyikan informasi atau menggunakan identitas palsu perlu untuk Anda hindari karena kemungkinan adalah penipuan.