Bayi yang Baru Lahir Harus Diazankan, Ternyata Ini Hikmahnya

Rabu 11-01-2023,22:04 WIB
Reporter : Reka Desrina

RADARUTARA.ID - Viral curhatan seorang istri tentang suaminya yang enggan mengadzani bayi mereka. 

Hal ini mulai menyita perhatian netizen setelah Nursofia Johari yang akrab disapa Cik Pia, mencurahkan kepiluan hatinya melalui unggahan di akun TikTok pribadi miliknya @norsufiajohari pada 3/1/2023. 

Wanita itu merasa sedih karena saat melahirkan, sang suami tak disampingnya bahkan suami enggan mengadazani bayi suci tersebut. 

Padahal Rasulullah Saw mensunnahkan untuk mengazani anak yang baru lahir sebagai bentuk rasa syukur atas anugrah Allah Swt. 

BACA JUGA:Kepiluan Seorang Istri, Suami Enggan Mengadzani Bayinya

Dilansir dari kanal youtube Al-Bahjah Tv, Buya Yahya menyampaikan sunnah hukumnya menyuarakan adzan dan iqamah pada bayi yang baru lahir.

Lafaz adzan itu bisa dianggap sebagai doa dan harapan orangtua kepada anaknya agar menerapkan nilai Islam dalam aspek kehidupan. 

Dalam kitab "Fiqih Islam wa Adillatuhu" karangan Prof. Dr. Wahbabh az-Zuhaili disebutkan bahwa anaj yang baru lahir hendaknya diperdengarkan adzan ke telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya. 

Rasulullah Saw juga mengadzani cucunya Hassan ketika baru lahir. 

Diriwayatkan dari Ibnu Sunni dari Hasan bin Ali bahwa Rasulullah Saw bersabda:

"Siapa yang dikaruniai anak, lantas mengumandangkn adzan di telinga kanannya dan iqamah di telinga kirinya maka anaknya itu tidak akan diganggu ummush-syibyan."

Perlu juga diketahui Ummusy-Shibyan adalah sebutan untuk jin yang mengiringi setiap manusia.

Ibnu Qayyim al-Jauziyah menyebutkan bahwa anjuran untuk mengadzani bayi yang baru lahir karena ada beberapa tujuan:

"Hikmah dilakukannya adzan di telinga bayi yang baru lahir adalah agar kalimat pertama yang didengar oleh sang bayi adalah lafal Allah Swt dengan segala keagungan-Nya sehingga diharapkan memberikan pengaruh ke dalam jika selain dapat mengusir setan."

Mengadzani bayi yang baru lahir sebagai bentuk usaha orangtua dalam menanamkan pemahaman tauhid sejak dini kepada anak dan membangun kecerdasan spritual anak. *

Kategori :