Pembangunan Jembatan Pagardin Masuk Tahap Persiapan
Pembangunan Jembatan Pagardin Masuk Tahap Persiapan-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
RADARUTARA.ID - Dukungan terhadap proses percepatan pembangunan jembatan gantung Desa Pagardin, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara terus dilakukan pemerintah desa setempat.
Terbaru, Pemdes Pagardin telah menyiapkan sejumlah lahan strategis untuk mendukung kelancaran pembangunan, khususnya sebagai lokasi penempatan material proyek yang dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini oleh pemerintah pusat melalui pihak balai wilayah.
Kepala Desa Pagardin, Eko Pastrio, SH, mengungkapkan bahwa langkah persiapan lahan tersebut merupakan bentuk keseriusan desa dalam menyambut realisasi pembangunan jembatan yang selama ini sangat dinantikan masyarakat.
Menurut Eko, beberapa titik lahan dengan ukuran cukup luas sudah disiapkan untuk menunjang kebutuhan teknis proyek, terutama sebagai tempat penyimpanan material agar proses pembangunan nantinya dapat berjalan lebih cepat dan lancar.
“Persiapan lahan sudah kami lakukan. Ada beberapa lokasi yang cukup luas dan siap digunakan untuk penempatan material demi mendukung kelancaran pembangunan jembatan gantung di desa kami,” ujar Eko.
Ia menjelaskan, upaya ini dilakukan agar ketika pihak pelaksana dari pemerintah pusat melalui balai wilayah mulai mengeksekusi pekerjaan, seluruh kebutuhan pendukung di lapangan sudah tersedia dan tidak lagi menghambat progres.
Meski demikian, Eko mengaku hingga saat ini pihak desa belum menerima rincian jadwal pasti terkait kapan eksekusi pembangunan fisik akan dimulai.
Menurutnya, tahapan dan progres saat ini masih terus berjalan di tingkat pihak terkait.
“Kami belum bisa merinci kapan pekerjaan fisik mulai dilaksanakan, karena saat ini masih menunggu tahapan lebih lanjut dari pihak balai atau Dinas PU terkait. Namun yang jelas desa terus mempersiapkan segala kebutuhan yang bisa kami bantu,” katanya.
Eko menegaskan, masyarakat Desa Pagardin sangat berharap pembangunan jembatan gantung tersebut bisa segera direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Pasalnya, kondisi jembatan yang ada saat ini sudah mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai semakin mendesak untuk segera ditangani.
Jembatan gantung tersebut selama ini menjadi salah satu akses vital masyarakat, baik untuk mobilitas harian warga maupun mendukung aktivitas ekonomi dan pertanian desa.
Karena itu, kerusakan yang terjadi telah lama menjadi keluhan masyarakat.
Pembangunan jembatan ini sendiri merupakan buah dari usulan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara kepada pemerintah pusat, yang kemudian mendapat respons positif untuk masuk agenda pembangunan tahun ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: