Dinilai Provokatif, Yayasan Unras Tegaskan Febrian Bukan Presiden Mahasiswa

Dinilai Provokatif, Yayasan Unras Tegaskan Febrian Bukan Presiden Mahasiswa

Pembina BEM Unras, Yoki Ramadhan--

ARGAMAKMUR,RADARUTARA.ID - Yayasan Universitas Ratu Samban(Unras) Arga Makmur, memberikan pernyataan tegas terkait klaim dan narasi yang disebarluaskan oleh seorang bernama Febrian Sugiarto di media sosial. 

Febrian diketahui mengatasnamakan Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unras dan mengajak mahasiswa untuk melakukan aksi terhadap Bupati Bengkulu Utara.

Pembina BEM Unras, Yoki Ramadhan, dalam konfirmasinya kepada media pada Selasa (31/3/2026), menegaskan bahwa Febrian tidak lagi memiliki wewenang untuk berbicara atas nama institusi mahasiswa.

Seperti yang disampaikan Febrian melalui media sosial dengan narasi “BEM SI Bengkulu menuntut klarifikasi Bupati Bengkulu Utara terkait ancaman diberikan kepada Presiden Mahasiswa Unras” lewat kanal Platform Tiktok.

“Saudara Febrian Sugiarto bukan lagi Presiden Mahasiswa Unras. Karena masa jabatannya sudah berakhir pada Desember 2025 lalu,” tegas Yoki.

BACA JUGA:Dinkes Ingatkan Waspada Campak, Anak Wajib Imunisasi

Menurut data yang ada, Yoki menjelaskan masa jabatan Febrian sebagai Presiden Mahasiswa Unras berlangsung dari Januari 2025 hingga Desember 2025. 

Dengan berakhirnya periode tersebut, Yoki menilai pernyataan yang dibuat Febrian belakangan ini tidak mencerminkan suara resmi mahasiswa apalagi lembaga, yang menjadi dasar dari munculnya persoalan tersebut, usai menggelar kegiatan seminar di kampus.

Tidak hanya mengklaim saja, Yoki membeberkan, bahwa kegiatan seminar yang diselenggarakan oleh Febrian mengatasnamakan Presiden BEM Unras dengan mengundang sejumlah tokoh, diantaranya Bupati Bengkulu Utara dan Kapolres Bengkulu Utara tidak ada koordinasi dengan pihak yayasan.

“Jadi yang disampaikan Febrian bukan pendapat mahasiswa atau kampus, melainkan pernyataan pribadi. Karena apa yang disampaikan Febrian bukan lagi mencerminkan seorang mahasiswa,” ujar Yoki.

BACA JUGA:Belum Ada Penyesuaian, Harga BBM di SPBU Masih Stabil dan Mengacu Harga Lama

Lebih lanjut, Yoki yang juga merupakan alumni dan pernah menjabat sebagai Presiden Mahasiswa di masa studinya menyoroti kualitas narasi yang dibangun oleh Febrian. 

Ia menekankan bahwa menyuarakan aspirasi, termasuk menggelar aksi, seharusnya dilakukan dengan argumentasi yang kuat dan wawasan yang mendalam.

“Saya pernah menjadi mahasiswa dan Presma, apalagi menggelar aksi terhadap yayasan bahkan pemerintah dengan memperjuangkan beasiswa mahasiswa sudah saya lakukan, tapi seorang mahasiswa harus memperhatikan kualitas argumen dan kedalaman wawasan ketika membuat pernyataan ke publik,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: