MBG di Bengkulu Sasar 331.731 Penerima
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardana-ANTARA/Anggi Mayasari-
BENGKULU,RADARUTARA.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyasar sebanyak 331.731 penerima, yang tersebar di 10 kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Bengkulu.
Ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Provinsi Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardana.
"Sehingga program MBG tersebut sudah disalurkan ke seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu, dengan sasaran 331.731 penerima manfaat," ungkap Irfan.
Menurut Irfan, penerima program MBG untuk di Kota Bengkulu sebanyak 108.798 orang, Kabupaten Bengkulu Utara 65.342 penerima, dan Rejang Lebong 28.312 penerima.
BACA JUGA:Usai Santap MBG, Ratusan Siswa SD di Lebong Dilarikan ke Rumah Sakit
"Kemudian Bengkulu Selatan sebanyak 26.932 orang, Mukomuko 24.613 penerima, Seluma 22.346 penerima, Kepahiang 19.476 penerima, Bengkulu Tengah 17.728 penerima, Kaur 16.073 orang, dan Lebong 8.279 orang," jelas Irfan.
Sementara, lanjut Irfan, terkait total anggaran yang digunakan sejak Januari hingga Maret 2026, sudah mencapai Rp 225,3 miliar yang salurkan pada 213 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Kemudian 472 pemasok dari koperasi, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Bengkulu," kata Irfan.
Irfan menambahkan dengan adanya program MBG dari pemerintah pusat, dapat menjadi peluang untuk menggerakkan ekonomi regional di Provinsi Bengkulu.
BACA JUGA:Usai Santap MBG, Ratusan Siswa SD di Lebong Dilarikan ke Rumah Sakit
"Untuk itu pemerintah daerah (Pemda) harus dapat membaca peluang melalui interkoneksi dapur MBG, dengan sektor usaha nyata untuk memenuhi kebutuhan pasokan program makan bergizi gratis tersebut," tambah Irfan.
Lebih lanjut Irfan mengemukakan, apalagi terhadap sejumlah komoditas yang disediakan pelaku usaha, untuk memenuhi kebutuhan program MBG.
"Seperti beras, ayam potong, sayur mayur, buah-buahan, susu, ikan, telur, tahu, tempe, serta bumbu dapur yaitu serai, daun jeruk, dan lainnya," demikian Irfan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: