Jangan Konsumsi Obat Ini Sebelum Naik Pesawat, Bikin Risiko DVT Naik

Jangan Konsumsi Obat Ini Sebelum Naik Pesawat, Bikin Risiko DVT Naik

Jangan Konsumsi Obat Ini Sebelum Naik Pesawat, Bikin Risiko DVT Naik--

RADARUTARA.ID - Menghabiskan beberapa jam di dalam pesawat bisa jadi pengalaman yang kurang menyenangkan. 

Terasa sempit, sesak, kurang oksigen, dan harus berdempetan dengan penumpang hingga sampai ke tujuan.

Itu sebabnya, penumpang ada yang mengonsumsi obat tidur atau anti-anxiety dengan harapan bisa menjadi lebih tenang selama penerbangan. 

Tapi, obat-obatan ini tidak memberi banyak efek yang baik bagi penumpang.

Saking buruk efek yang ditimbulkan, obat-obatan ini haram untuk dikonsumsi sebelum penerbangan jarak jauh atau dekat. 

1. Obat kontrasepsi

Obat-obatan yang memengaruhi kerja hormon, seperti pil kontrasepsi, meningkatkan risiko terjadinya deep vein thrombosis (DVT). 

Kondisi DVT merupakan darah yang mengental sampai menjadi gumpalan di pembuluh, biasanya di kaki atau lengan.

Risiko terjadinya DVT sebenarnya cukup kecil tapi tetap perlu dipertimbangkan, apalagi kalau sering terbang atau memiliki kondisi tubuh tertentu. 

DVT bisa lepas lalu nyangkut di paru-paru hingga terjadi emboli yang mengancam jiwa.

2. Obat tidur

Dengan kondisi yang serba tidak nyaman di dalam pesawat, penumpang memilih tidur atau istirahat hingga sampai ke tujuan.

Obat tidur diharapkan dapat membantu penumpang cepat tidur sehingga dapat melalui rada ketidanyamanan tersebut dengan mudah.

Namun sayangnya, obat tidur dapat meningkatkan risiko DVT walau peluangnya kecil pada penumpang pria atau wanita. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: